
Ibadah haji dan umroh termasuk ibadah yang memerlukan kemampuan fisik yang sehat karena memiliki beberapa rangkaian. Dengan memiliki kemampuan fisik yang kuat dan sehat, calon jamaah perlu melakukan vaksin meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Sebenarnya apakah penting suntik vaksin meningitis dilakukan oleh seluruh calon jamaah? Mari simak penjelasan di bawah ini.
Meningitis merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan vaksin meningitis. Vaksin Meningitis memiliki beragam manfaat yang dibutuhkan dan akan berdampak dalam tubuh. Kandungan zat antigen didalamnya mampu melawan bakteri dan membentuk antibodi agar tidak mudah terserang penyakit. Terlebih lagi, ibadah umroh maupun haji nanti dilakukan secara berjamaah dengan banyak orang dari berbagai negara dengan cuaca yang berbeda dari Indonesia. Calon jamaah dapat melakukan suntik vaksin meningitis dua minggu atau sepuluh hari sebelum keberangkatan.
Apakah Wajib Suntik Meningitis Untuk Calon Jamaah Haji dan Umroh?
Dalam surat edaran yang disampaikan Kementerian Kesehatan sejak tanggal 7 November 2022 menyatakan bahwa yang wajib melakukan suntik vaksin meningitis adalah calon jamaah Haji. Sedangkan untuk calon jamaah umroh tidak diwajibkan, namun jika ada calon jamaah yang memiliki penyakit komorbid harus tetap melakukan vaksin meningitis. Karena di negara Timur Tengah memiliki risiko penularan penyakit yang cukup tinggi.
