Saqifah Bani Saidah atau As-Saqifah pada tahun 11H (632 M) merupakan bangunan beratap yang digunakan oleh Bani Saidah, suku Khazraj, salah satu kabilah yang berasal dari Madinah, Hijaz, Barat Daya Jazirah Arab. Saqifah juga menjadi tempat rapat politik pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad saw yang menghasilkan pembaiatan Abu Bakar sebagai khalifah pertama.
Saat ini, taman Saqifah terletak di sebelah barat dinding Masjid Nabawi. Taman Saqifah Bani Saidah dikelilingi oleh pagar besi kokoh berkelir hitam dan putih yang di dalamnya terdapat pepohonan yang subur dan kolam . Tinggi pagar mencapai 2,5 meter. Ragam jenis tanaman bisa ditemukan di taman itu tetapi yang lebih mendominasi adalah pohon kurma. Taman ini seringkali disebutkan dalam buku-buku sejarah islam. Tempat ini juga terkenal dengan peristiwa penetapan pemimpin yang akan menggantikan Rasulullah saw. Dimana masing-masing kaum sudah memiliki pilihan pemimpin, seperti kaum Ansar mengusulkan Sa’ad bin Ubadah, Bani Hasyim mengusulkan Ali bin Abi Thalib. Namun, Umar bin Khattab berhasil meyakinkan kepada kaum-kaum tersebut dengan mengatakan “Minna amirun wa minkum wuzara” yang artinya “pemimpin dari kami sedangkan kalian adalah para menteri”. Karena sebelumnya kaum Anshor berkata “Minna amirun wa aminkum amirun” artinya “kita memilih pemimpin masing-masing”. Hal ini yang melatarbelakangi Abu Bakar sebagai pemimpin umat islam pengganti Nabi Muhammad saw.
