Perbedaan Landing Di Madinah dan Jeddah, Dua Duanya Menarik

model planes, airplanes, miniatur wunderland-1566822.jpg

Meningkatnya  minat umat islam di seluruh dunia untuk menunaikan ibadah umroh maupun haji. Arab Saudi telah membuka dua pintu masuk untuk kedatangan maupun keberangkatan para jamaah yaitu bandara di Jeddah dan Mekkah. Yuk simak perbedaan lengkapnya, kira-kira kamu lebih tertarik turun di bandara mana nih?

Landing Madinah

Jika di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA)  Madinah, jamaah langsung diarahkan ke bus setelah proses imigrasi selesai yang jaraknya ke bus tidak terlalu jauh. Mereka langsung menuju ke hotel, sehingga meminimalkan kelalaian calon haji saat berada di bandara. Berikut beberapa perbedaan lainnya mengenai landing di Madinah.

1. Bisa Miqat di bir Ali

2. Menghemat waktu perjalanan

Jarak dari bandara ke hotel (di sekitaran Masjid Nabawi) sekitar 20-30 menit saja, jadi ketika sampai hotel jamaah dapat langsung beristirahat dan mempersiapkan tenaga untuk ibadah.

3. Proses Imigrasi lebih cepat

Karena tidak banyak pesawat yang landing disini jadi suasana agak lebih sepi dibandingkan di Jeddah. Beberapa pesawat yang memiliki rute langsung ke Madinah yaitu Saudi Airlines, Garuda Indonesia, dan Lion Air.

4. Mendapat pemantapan manasik dan beradaptasi dengan cuaca sekitar

Pemantapan manasik ini bertujuan untuk mengarahkan dan melatih jamaah dengan berbagai aturan dan rangkaian amalan ibadah apa saja yang dapat dikerjakan. Sehingga, ketika sudah di Mekah hanya tinggal melanjutkan.  

Landing Jeddah

Waktu tempuh menggunakan jalur udara apabila dari Indonesia adalah 10 jam, kemudian setelah sampai di Bandara King Abdul Aziz para jamaah melanjutkan menggunakan bus menuju Mekkah. Dimana,seperti yang diketahui dari Jeddah ke Mekkah memerlukan waktu sekitar 6 jam atau naik kereta cepat dapat ditempuh dalam waktu berkisar 2 jam sampai 2 jam lebih. Untuk jamaah yang akan landing di Jeddah diharuskan mengambil miqat ketika di dalam pesawat, jadi bagi lelaki harus mengenakan pakaian ihram. Miqat dari arah Indonesia berada di daerah Yalamlam, sehingga ketika akan melewati daerah ini, awak pesawat akan memberikan pengumuman dan para jamaah dapat segera menyiapkan segala keperluannya. Karena, setelah sampai, para jamaah bisa meletakkan barang-barang bawaan di hotel dan dapat langsung menjalankan ibadah umroh. Setelah beberapa hari di Mekkah nantinya jamaah akan berangkat menuju Madinah untuk ziarah ke tempat-tempat lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello
Can we help you?