Add Your Heading Text Here
Abdullah bin Mubarak lahir di Marwa, Khurasan, pada tahun 118 H/736 M. Ayahnya berasal dari Turki dan ibunya dari Persia. Sejak kecil, beliau sudah menunjukkan kecerdasan dan minat yang besar terhadap ilmu agama. Beliau berguru kepada banyak ulama besar pada masanya, seperti Imam Malik, Sufyan Ats-Tsauri, dan Imam Abu Hanifah. Abdullah Ibn Mubarak adalah seorang ulama besar yang banyak kontribusi bagi Islam. Beliau pernah belajar di berbagai kota seperti Basrah, Kufah, dan Mekkah. Abdullah Ibn Mubarak memiliki beberapa karya tulis yang dibuat semasa hidupnya yaitu tafsir Alqur’an, kitab fiqih tentang jihad (Al-Jihad), hadist yang bersanad (Al-Musnad) dan hadist zuhud beserta keutamaannya (Az-Zuhd).
Ibnu Ma`in mengatakan, “Beliau adalah ulama yang tsiqah dan kuat hafalannya. Kitab yang pernah beliau sampaikan dalam menyampaikan hadits memuat 20.000 hadits.” Imam Adz-Dzahabi juga mengatakan, “Demi Allah, saya mencintainya karena Allah. Saya mengharapkan kebaikan dengan mencintainya, karena Allah telah memberikan kenikmatan kepadanya berupa ketakwaan, sifat rajin beribadah, keikhlasan, jihad, ilmu yang luas, ketelitian dalam ilmu, dan sifat-sifat terpuji lainnya.” Dari sosok Abdullah bin Mubarak, kita dapat mengambil ibrah bahwa pentingnya memperbanyak ilmu, zuhud dan kesederhanaan, dermawan dan semangat dalam berjihad.
Wafatnya Abdullah Ibn Mubarak
Abdullah Ibn Mubarak wafat setelah pulang dari perang melawan Romawi di Hait pada bulan Ramadhan tahun 181 H (Adz-Dzahabi, Tadzkirah Al-Huffazh, Al-Maktabah Asy-Syamilah, volume 1, hlm. 275)
Sumber: Yufidia.com
