Umroh adalah ibadah mengunjungi Baitullah (ka’bah) dan melakukan rukun umroh. Rukun Umrah diantaranya adalah thawaf, sa’i dan tahalul. Meskipun saat umroh muslim berkumpul di satu tempat untuk melaksanakan ibadah, namun ada banyak sekali modus penipuan saat umrah. Oleh karena itu, jamaah umrah diharapkan untuk tetap waspada selama melaksanakan ibadah umrah.
Penipuan saat umrah bisa terjadi ketika thawaf. Saat thawaf jika ada orang yang menawarkan untuk dibantu mencium hajar aswad, sebaiknya hati-hati kalau mau menerimanya. Karena ada yang menipu dengan membantu mencium hajar aswad. Biasanya setelah dibantu akan diminta imbalan dengan jumlah besar. Ada yang meminta imbalan hingga jutaan rupiah lho.
Tidak hanya ketika thawaf, namun ada juga penipuan ketika selesai sa’i. Rukun terakhir dalam ibadah umroh adalah tahalul yang dilakukan setelah selesai melaksanakan sa’i. Tahalul adalah memotong rambut yang menandakan telah berakhirnya kondisi ihram dan rangkaian ibadah umroh. Modus penipuan ini biasanya akan ada orang yang menghampiri dan meminjamkan gunting untuk tahalul. Setelah itu, akan dimintai sejumlah uang yang cukup besar.
Modus penipuan terakhir tidak jauh berbeda. Namun biasanya terjadi di jabal rahmah. Ketika di jabal rahmah akan ada orang yang memaksa jamaah umrah memakai sorban untuk difoto. Setelah selesai berfoto, jamaah akan dimintai bayaran yang tidak sedikit tentunya.
Itu dia beberapa modus penipuan yang bisa kita waspadai jika sedang berangkat umrah. Semoga Allah selalu jaga dan lindungi semua jamaah umrah dari modus penipuan saat umrah. Aamiin yaa rabbal ‘aalamiin.

